Jumat, 25 Februari 2011

LAPORAN PRAKTIKUM PTP PENGENALAN DAN PEMELIHARAAN LABORATORIUM MODUL 2

BAB I
PENDAHULUAN


Dalam proses pengolahan pangan kita pasti menggunakan alat pengolahan pangan. Pengolahan yang tepat dapat mengetahui cara pengawetan terbaik dengan tujuan yaitu mencegah atau menghambat terjadinya proses kerusakan atau pembusukan tanpa terlalu banyak mengubah sifat-sifat aslinya selain itu cara pengolahan yang tepat agar bahan tersebut tetap memiliki sifat-sifat yang menarik selera serta bernilai gizi tinggi.
Untuk membersihkannya kita menggunakan bahan dan alat pembersih. Bahan dan alat pembersihan yang benar dan tepat dapat meningkatkan pengawasan kualitas bahan baku, karena hasil pertanian pada umumnya bervariasi dalam komposisi dan karakteristik. Pembersihan dalam pengolahan pangan juga bertujuan untuk membebaskan dari mikroorganisme penyebab penyakit dan keracunan, mencegah bau-bau tidak sedap serta mencegah pembusukan atau kerusakan pangan.
Alat pengolahan memiliki berbagai macam jenis dan fungsi tiap jenisnya yang berbeda-beda serta mekanisme dan perawatan setiap alat pun berbeda. Sehingga pengenalan peralatan pengolahan diharapkan praktikan mengetahui penggunaan alat pengolahan yang tepat suatu bahan pangan.
Penggunaan peralatan pengukuran dan teknik pengukuran yang baik dan tepat dapat membantu memastikan keberhasilan suatu produk. Sehingga untuk memperoleh hasil yang tepat harus mengetahui dan mengikuti prosedur pada setiap formulasi. Oleh karena itu pada praktikum kali ini kita akan mempelajari macam-macam bahan dan alat pembersih, pengenalan peralatan pengolahan, dan  cara pengukuran dan penimbangan.


BAB II
TUJUAN


Adapun tujuan praktikum Pengenalan dan Pemeliharaan Laboratorium ini adalah sebagai berikut:
1.      Mengetahui bahan dan alat pembersih untuk peralatan dan ruangan laboratorium.
2.      Mengetahui peralatan pengolahan yang digunakan dalam laboratorium.
3.      Menggunakan peralatan pengolahan yang digunakan dalam laboratorium.
4.      Mengetahui alat pengukuran dan penimbangan dan ketelitian.
5.      Menggunakan alat pengukuran dan penimbangan sesuai dengan fungsinya.


BAB III
ALAT DAN BAHAN


3.1    Pengenalan Peralatan Pengolahan
Alat :
Ø Mixer (untuk mengocok adonan)
Ø Blender (untuk menghaluskan bahan pangan yang mengandung air)
Ø Grinder (untuk menghaluskan bahan pangan yang bersifat kering tanpa menggunakan air)
Ø Food Processor (untuk mengecilkan ukuran mencincang bahan pangan)
Ø Pasta maker (untuk membuat pasta)
Ø Juicer (membuat sari buah)
Ø Ice cream maker (membuat adonan es krim dan mengkristalkan)
Ø Gilingan mie (membuat adonan atau cetakan)

3.2    Alat dan Bahan Pembersih
Alat :
Ø Spons 2 sisi (bagian halus untuk membersihkan alat pecah belah, bagian kasar untuk membersihkan alat dari stainless steel)
Ø Spons 1 sisi (untuk mencuci peralatan alat pecah belah)
Ø Sabut
Ø Kanebo (untuk mengelap dan menyerap air)
Ø Kuas besar (untuk membersihkan peralatan kering dari debu)
Ø Sikat tabung (untuk membersihkan tabung reaksi/botol)
Ø Sikat bertangkai (membersihkan alat yang kedalamannya sulit dijangkau)
Ø Sikat kain (untuk menggosok kain atau alat yang lembut)
Ø Sikat bersisi 2 (untuk membersihkan lantai)
Ø Sikat kawat (untuk membersihkan alat yang berkarat)
Ø Sikat kompor (untuk membersihkan kompor)
Ø Kuas kecil (untuk membersihkan peralatan kering yang permukaannya sempit  dari debu)
Bahan :
Ø Detergen batang “DAIA” (membersihkan pakaian dan peralatan rumah tangga)
Ø Sunlight Turbo (membersihkan pakaian dan peralatan rumah tangga)
Ø Rinso Antinoda Detergen Cair Konsentrat (membersihkan dan pewangi pakaian)
Ø Soklin Softergen (membersihkan dan melembutkan pakaian)
Ø Sabun Cream Ekonomi Putih (membersihkan pakaian dan alat rumah tangga)
Ø Vim (untuk membersihkan peralatan rumah tangga)
Ø Abu gosok (untuk membersihkan peralatan rumah tangga)

3.3    Pengukuran dan Penimbangan
Alat :
Ø Neraca O-hauss (mengukur berat benda yang tidak memerlukan ketelitian yang besar)
Ø Neraca analitik ( mengukur berat benda dengan ketelitian tinggi)
Ø Timbangan biasa (mengukur berat benda)
                   

BAB IV
PROSEDUR


4.1    Bahan Pembersih
1.    Menentukan nama produk
2.    Melihat bahan aktif yang terkandung
3.    Menuliskan kegunaannya
4.    Menuliskan cara penggunaan produk
5.    Menuliskan dan mempelajari cara menghindari bahaya
6.    Mencantumkan gambar produk

4.2    Alat Pembersih
  1. 1.    Menentukan nama produk
  2. 2.    Menuliskan kegunaannya
  3. 3.    Menuliskan cara penggunaan produk
  4. 4.    Menuliskan cara pemeliharaannya
  5. 5.    Mencantumkan gambar produk


4.3    Peralatan Pengolahan
  1. 1.    Menentukan nama produk
  2. 2.    Menuliskan kegunaannya
  3. 3.    Menuliskan cara penggunaan produk
  4. 4.    Menuliskan cara pemeliharaannya
  5. 5.    Mencantumkan gambar produk


4.4    Pengukuran dan Penimbangan
  1. 1.    Menentukan nama produk
  2. 2.    Menuliskan kegunaannya
  3. 3.    Melihat dan menuliskan kapasitas terbesarnya
  4. 4.    Menuliskan satuan terkecil dari ketelitiannya
  5.  Mencantumkan gambar produk


BAB V
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN


5.1    Hasil Pengamatan
A.       Pengenalan Bahan dan Alat Pembersih
a)         Bahan Pembersih
Nama Produk
Bahan Aktif
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Menghindari Bahaya
Gambar
Detergen “DAIA”
LAS (Linier Alkil Sulfonat)
·  Untuk membersihkan pakaian
·  Untuk membersihkan piring, gelas, dan peralatan rumah tangga
1.    larutkan 30 gram detergen ke dalam 10 liter air
2.    Rendam cucian selama 30 menit
3.    Kucek, bilas dengan air sampai bersih
Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Sunlight Turbo
15% Natrium Alkil Benzena/ Natrium Lauril Eter Sulfat
·  Untuk membersihkan piring, gelas, dan peralatan rumah tangga
·  Untuk menghancurkan ikatan lemak
1.    Larutkan 1 sendok teh Sunlight cair ke dalam mangkok berisikan ½ gelas air
2.    Remas menggunakan spons hingga berbusa
Jauhkan dari jangkauan anak-anak, apabila terkena mata bilas menggunakan air hingga bersih
Rinso antinoda (detergen konsentrat cair)
16% Natrium Alkil Benzena
6% Natrium Lauril Eter Sulfonat
2% Alkohol Etoksilat
Untuk membersihkan dan pewangi pakaian
1.    Oleskan pada kain yang bernoda
2.    Larutkan 1 sachet ke dalam 10 Liter air untuk 20-25 pakaian
3.    Rendam 30 menit, kucek dan bilas sampai bersih
Untuk kulit yang sensitif hindari pemakaian kontak langsung
So Klin Softergent
Sodium dodecyl dan Benzena Sulfonate
Untuk membersihkan dan pewangi pakaian
1.    Larutkan 1 sachet dengan 10 Liter air
2.    Oleskan pada kain basah
3.    Kucek dan bilas sampai bersih
Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Sabun Cream ekonomi putih
Alkyl Benzene
Untuk membersihkan pakaian
1.    Oleskan pada kain yang basah
2.    Kucek dan bilas sampai bersih
Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Vim
Chlor
Untuk membersihkan peralatan rumah tangga
1.    Gunakan spons untuk mengambil vim
2.    Gosokkan ke benda yang akan dibersihkan
Simpan di tempat kering dan tertutup, jauhkan dari jangkauan anak-anak, Untuk kulit sensitive, hindari kontak langsung
Abu gosok
Kalium
Untuk membersihkan peralatan rumah tangga
1.    Gunakan spons untuk mengambil abi gosok
2.    Gosokkan pada benda dan bilas
Jauhkan dari jangkauan anak-anak
abu gosok


b)        Alat pembersih
Nama alat
Kegunaan
Cara Pemeliharaan
Cara Penggunaan
Gambar
Spons 2 sisi
Bagian halus untuk membersihkan alat pecah belah
Bagian kasar untuk membersihkan stainless steel
Jangan biarkan spons terendam terlalu lama dalam cairan sabun, karena dapat terkontaminasi dengan mikroba
1.      Basahi spons dengan air campur dengan cairan pencuci piring
2.      Remas hingga berbusa
Spons 1 sisi
Untuk mencuci peralatan pecah belah
Jangan rendam spons terlalu lama dalam cairan
Remas spons dan campurkan air dengan cairan pencuci
Sabut
Untuk mengangkat atau melunakan kotoran
Jangan rendam sabut terlalu lama dalam air sabun
Masukkan ke dalam cairan sabun, pergunakan tenaga untuk menyikat agar kotoran dapat terangkat
Karebo
Untuk mengelap dan mnyerap air
Sehabis dipergunakan bersihkan dengan sabun dan selalu simpan dalam keadaan basah
Lebarkan kain karebo dan lapkan pada bagian yang kotor dan basah
Kuas besar
Untuk membersihkan peralatan kering dari debu
Setelah dipergunakan cuci kembali kuas dan keringkan, kemudian simpan ke tempat semula
Bersihkan bagian benda dengan menyapukan kuas tersebut
Sikat tabung
Untuk membersihkan tabung reaksi atau botol
Cuci hingga bersih setelah dipergunakan
Bersihkan alat yang akan dicuci, masukan sikat dan gosok berulang-ulang kali untuk hasil maksimal
Sikat bertangkai (closet)
Untuk membersihkan alat yang kedalamannya sulit dijangkau
Cuci kembali setelah digunakan kemudian simpan di tempat semula
Masukkan sikat ke dalam sabun, gosok pada benda di bagian yang berkarat
Sikat kain
Untuk menggosok kain atau bahan yang lembut
Masukkan ke dalam cairan sabun lalu gosok ke bagian yang akan disikat
Cuci kembali setelah digunakan kemudian simpan
Sikat bersisi 2
Untuk membersihkan lantai
Masukkan ke dalam cairan sabun lalu gosok ke bagian yang akan disikat atau tempat yang terdapat kotoran
Cuci kembali setelah digunakan kemudian simpan
Sikat kawat
Untuk membersihkan alat yang berkarat
Gosok ke bagian yang berkarat kemudian bilas dengan air hingga bersih
Setelah digunakan cuci atau bilas dengan air besih kemudian simpan
Sikat kompor
Untuk membersihkan kompor
Masukkan sikat ke dalam cairan sabun dan gosok ke tempat yang kotor
Cuci kembali setelah digunakan lalu simpan di tempat semula
Kuas kecil
Untuk membersihkan peralatan kering dari debu
Bersihkan bagian berdebu dengan mengoleskan kuas
Cuci kembali setelah digunakan keringkan kemudian simpan

B.   Pengenalan Peralatan Pengolahan
Nama alat
Kegunaan
Cara pemakaian
Cara pemeliharaan
Gambar
Gilingan mie
Untuk membuat adonan dan cetakan seperti mie, kulit molen
1.   Adonan yang sudah dibuat dimasukan ke dalam cetakan mie
2.   Atur ketipisan dengan mengatur angka pada putaran yakni semakin kecil angka yang ditunjukkan semakin tipis
3.   Putar tuas perlahan
Buka sekrup ketika akan membersihkan
Bersihkan pada bagian pencetak
Jangan terlalu kencang ketika memutar batang pemutar lap menggunakan kain basah kemudian keringkan
Juicer
Untuk membuat sari buah
1.    Hidupkan listrik
2.    masukan buah pada corong
3.    Tekan dengan penekan buah, ampas terpisah dengan sari buah
4.    Matikan juicer
Wadah sari buah, tempat ampas serta penekan buah dicuci bersih kemudian keringkan
Mixer
Ada dua yaitu :
Hand mixer
Free standing mixer
Untuk mengaduk adonan seperti adonan roti, cake
1.    Hidupkan listrik
2.    Pasang pengaduk, terdapat dua pengaduk yaitu spiral (untuk membuat roti/adonan kalis) dan pengaduk kembang (untuk membuat adonan cake)
3.    Setelah halus matikan mixer
Wadah pengocok, pengocok mixer dicuci bersih kemudian keringkan menggunakan kain lap

   
Blender
Untuk menghaluskan bahan pangan yang menggunakan air atau mengandung banyak air
1.   Cuci bahan yang akan di blender
2.   Potong-potong bahan menjadi bagian yang paling kecil
3.   Kemudian masukan ke dalam blender
4.   Beri air secukupnya pada blender
5.   Nyalakan blender
6.   Kemudian matikan  blender
Wadah blender, tutup blender dicuci bersih lalu keringkan.
Potong-potong bahan yang akan diblender menjadi bagian yang paling kecil  agar pada saat diblender , motor blender tidak rusak
Grinder
Ada dua jenis, yaitu:
Wet grinder dan dry grinder
Untuk menghaluskan bahan pangan seperti bumbu dan bahan makanan kering tanpa menggunakan air
1.   Cuci bahan
2.   Potong-potong bahan menjadi bagian yang paling kecil
3.   Masukan ke dalam grinder
4.   Nyalakan grinder
5.   Kemudian matikan setelah halus
Wadah grinder, tutup grinder dicuci bersih lalu keringkan.
Lap pada bagian motor dengan lap kering atau dengan menggunakan tissue agar motor tidak rusak
Pasta maker
Untuk membuat berbagai macam pasta seperti : ziti, macaroni, angel hair, lasagna, bagels, bread stick, fettucine, dan linguine
1.     Nyalakan listrik
2.     Masukan bahan
3.     Turn on mix
4.     Pilih macam bentuk yang akan dibuat
5.     Tekan extrude untuk membuat bentuknya
6.     Setelah selesai tekan tombol off mix
Bersihkan cetakan dan penggiling dicuci bersih lalu keringkan menggunakan lap
Ice cream
Untuk membuat ice cream yang lembut
1.   Wadah seperti termos yang berisikan ice cream setengah jadi dimasukkan ke dalam freezer selama 1 hari
2.   Hidupkan mesin tunggu 20-30 menit hingga ice cream mengkristal dan lembut
Wadah ice cream dan pengocok ice cream dicuci hingga bersih lalu keringkan menggunakan lap
Food processor
Untuk mengecilkan ukuran maupun mencincang bahan pangan yang berbentuk slice, cube, chip, fine chopping, shred, puree dan grate. Alat ini juga dapat digunakan untuk memarut kelapa, bahan rujak, dan kentang.
1.    Cuci bahan
2.    Kupas kulit bahan-bahan yang akan di bentuk
3.    Pilih bentuk yang akan dibuat
4.    Hidupkan mesin
5.    Masukan bahan tersebut pada corong

Pemotong dan corong food processor dicuci hingga bersih lalu dikeringkan menggunakan lap
C.   Cara Pengukuran dan Penimbangan
Nama Alat
Kegunaan
Kapasitas
Ketelitian
Gambar
Neraca Analitik
Untuk mengukur berat bahan-bahan kimia berupa serbukan
260 gram
10-4 gram
Neraca Ohauss
untuk mengukur massa benda atau logam dalam praktek laboratorium.
2610 gram-5lb
(lb = pound)
10-2 gram
Timbangan biasa
Untuk mengukur berat makanan seperti tepung, mentega, telur, dll.
10 kg
50 gram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar